Tuesday, July 16Referensi Bisnis Sumatera Selatan

Persiapkan Hari Tua, Di Masa Muda Dengan Investasi

Wahyu Fahrul Ridho

Ada jargon yang menarik. Saat tua kita punya segalanya kecuali energi, saat dewasa kita punya segalanya kecuali waktu, saat muda kita punya segalanya kecuali uang. Bagaimana kalau saya bilang saat muda kita bisa punya uang? Atau paling tidak saat tua lebih punya banyak uang? Bisa!Kuncinya adalah di investasi.

Siapapun yang mengerti tentang investasi pasti akan setuju jika semakin awal memulai maka akan semakin baik. Mengapa? Hal itu dikarenakan The Magic of Compounding. Artinya semakin lama kita menginvestasikan aset kita, makan kelipatannya akan semakin besar. Jika pohon duit itu ada, maka mungkin inilah investasi itu. Kita tinggal menanam bibitnya. Menyiraminya setiap hari dengan sabar, maka uang akan tumbuh dengan sendirinya. Menabung adalah contoh investasi yang tidak disarankan, karena bunga dari menabung akan kalah dengan laju inflasi yang akan kita bahas kemudian.

Mengapa Harus investasi?

Investasi di kalangan anak muda adalah hal yang identik dengan uang dalam jumlah yang besar, apalagi jika dikaitkan dengan kata investor. Orang orang yang memiliki investasi dalam bentuk apapun, kebanyakan adalah mereka yang memiliki kekayaan diatas rata-rata orang kebanyakan. Akhirnya banyak dari kita yang mengira investasi itu mustahil dilakukan kalau kita tidak kaya. Itulah kesalahan pertama kita. Investasi tidak harus mahal! Justru banyak investasi yang tidak membutuhkan modal awal yang besar. Mengapa Investasi menjadi sangat penting?

  1. Seiring waktu uang kita jumlahnya tidak berubah, namun nilainya semakin sedikit

Pernah mendengar kata inflasi? Mungkin di berita berita? Singkatnya inflasi adalah nilai nominal uang kita yang semakin menyusut. Jika dahulu membeli bakso bisa dengan uang 2000 perak, maka sekarang semangkuk bakso nilainya 10ribu perak. Itulah rasanya inflasi. Secara dampak yang langsung terasa, barang-barang menjadi semakin mahal. Yang lebih tepat, nilai uang kita semakin sedikit. Bakso tetap semangkuk, tapi uang 2000 tidak lagi 2000. Ia menjadi 10 ribu. Inflasi adalah keniscayaan. Artinya dalam kondisi perekonomian yang normal, inflasi akan terus terjadi. Apakah dampaknya? Bayangkan saat ini anda memiliki uang satu juta. Katakanlah anda bisa belikan seratus mangkuk baso. Coba bayangkan sepuluh tahun lagi. Masih bolehkah anda membeli seratus mangkuk bakso dengan uang satu juta?

  1. You could be young without money, but you cant grow old without it

Percayalah anda akan pusing saat pertengahan atau akhir 20an usia anda. Saat usia tersebut teman teman anda mulai menikah, membeli rumah dan banyak hal lain lagi lainnya yang membutuhkan uang. Di usia tua pada usia 40-50an, anak anak anda akan semakin dewasa. Mereka membutuhkan biaya kuliah, dan mungkin beberapa tahun akan membutuhkan biaya menikah pula. Belum lagi pinggang anda yang membutuhkan perawatan dan gula darah anda dan masalah kesehatan lain. Semua itu tidak masalah saat anda punya uang. Jika tidak? Anda bisa bayangkan sendiri.

  1. Kita turut berperan dalam pembangunan perekonomian negara

Beberapa jenis investasi seperti Obligasi RI dan reksa dana memungkinkan anda untuk memberi modal kepada perusahaan-perusahaan. Bayangkan perusahaan-perusahaan tersebut mendapatkan modal dari anda dan orang orang lainnya. Mereka mampu untuk melakukan ekspansi, dan kemudian dapat memperkerjakan lebih banyak orang. Ada bapak tua disana yang pernah di PHK yang memiliki anak dan istri. Ia kemudian dapat bekerja kembali dan memebri nafkah keluarganya karena anda. Negara ini lebih butuh banyak pahlawan seperti anda.

  1. Semua suka uang

Alasan yang paling jelas dan tidak perlu dipertanyakan. Investasi mendatangkan uang, dan semua orang suka uang.  Singkat ,Padat, jelas.

Maka sudah jelas sekarang mengapa harus berinvestasi. Namun seperti kebanyakan memulai sesuatu yang luar biasa, langkah pertama adalah hal yang paling sulit. Setelahnya maka hanya tinggal mengalir sendiri. Anak muda, memiliki segudang masalahnya sendiri yang  menghalanginya berinvestasi. Maka berikut masalah-maslah yang menghalangi untuk berinvestasi sekaligus solusinya:

  1. Mindset

Ya mindset adalah segalanya. Kita adalah apa yang kita pikirkan. Ada quote menarik dari Jordan Belfort. “Satu hal yang menghalangi kamu dan mimpimu adalah omong kosong yang kau buat sendiri” Maka sebelum berinvestasi adalah meluruskan mindset. Investasi adalah hal yang mampu dilakukan semua orang asalkan mereka mau berusaha. Banyak investor-investor kakap memulai segalanya dari nol. Karena mereka memiliki tekad. Maka buang jauh-jauh pikiran investasi itu hanyalah untuk orang kaya. Saat ini banyak investasi yang bisa kita beli dengan jumlah yang sangat minim.

  1. Tidak Punya cukup waktu

Anak muda kebanyakan jarang memiliki waktu. Apalagi karena tugas kuliah dsb. Investasi tidak menyita banyak waktumu karena uang akan berjalan dengan sendirinya. Beberapa investasi yang memerlukan keaktifan seperti saham dan reksa dana tentunya butuh lebih banyak waktu daripada investasi seperti deposito yang dimana uang berjalan sendiri. Anda bisa memilih jenis investasi yang sesuai dengan waktu yang anda miliki.

  1. Tidak memiliki cukup uang

Ini adalah alasan utama banyak orang menghindari investasi. Investasi tidak harus mahal, bahkan anda sudah bisa membuka rekening saham hanya dengan uang 100ribu rupiah saja!! Untuk anda yang masih sekolah dan tidak ada penghasilan mungkin bisa menahan untuk jajan anda dan lebih memilih menabungnya di saham. Uang anda tidak akan habis dan malah akan bertambah. Beberapa investor saham dunia bahkan ada yang memulai dari tingkat SMA. Sesuaikan investasi yang anda miliki dengan budget yang adan miliki dan berapa nilai yang ingin anda raih dalam jangka waktu tertentu.

  1. Tidak memiliki cukup pengetahuan

Sudah banyak sekali sumber-sumber yang bisa kita akses karena kemajuan teknologi. Internet sudah bisa diakses oleh semua orang, dan seharusnya tidak memiliki cukup pengetahuan bukan menjadi alasan. Indonesia Stock Exchange (IDX) juga menyediakan pelatihan untuk investasi saham secara gratis setiap bulannya di kota kota besar di sleuruh Indonesia. (Tidak gratis juga, karena harus membayar 100 ribu. Uang itupun akan dimasukkan ke rekening untuk kemudian akan anda investasikan).

  1. Banyak penipuan soal investasi

Tidak ada investasi yang memiliki return (keuntungan) yang tinggi dengan risk (risiko) yang rendah. Yang perlu diingat, dalam investasi adalah high risk high return dan juga sebaliknya. Jika anda berpikir ada keuntungan yang lebih tinggi dengan risiko yang rendah, maka anda bisa pastikan maka itu pasti murid Dimas Kanjeng. Selama anda memegang prinsip tersebut anda akan selamat dari kebanyakan penipuan yang mengatasnamakan investasi. Belilah investasi anda dari instansi-instansi yang terpercaya seperti Bank dan perusahaan sekuritas, karena mereka sudah memiliki izin yang resmi.

Jika anda sudah yakin dan siap, maka mulailah dari sekarang. Mulailah mencari tahu jenis-jenis investasi apa saja, kelebihan dan kekurangannya, jangka waktunya dan pilihlah mana yang cocok untuk anda. Tidak ada yang bisa menghalangi anda untuk berinvestasi. Sisihkan uang saku atau pendapatan anda untuk masa depan yang lebih baik.  Sebagai anak muda lebih membanggakan untuk dewasa dan berdaya daripada tua kebingungan bukan?. (*)

*oleh : Wahyu Fahrul Ridho

Mahasiswa Pascasarjana Master of Business  Administration ITB (MBA ITB)