Saturday, May 8Referensi Bisnis Sumatera Selatan
Shadow

Perbankan-Pasar Modal Masih Dalam Tren Positif

EKSEL – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 7 Sumatera Bagian Selatan melaksanakan rapat kerja dengan Anggota Komite IV Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Arniza Nilawati, S.E., M.M.mengenai perkembangan kondisi perekonomian di wilayah Provinsi Sumatera Selatandi kantor OJK Regional 7 Sumbagsel, Senin 10 Agustus 2020.

Dalam paparannya, Kepala OJK Regional 7 Sumatera Bagian Selatan, Untung Nugroho menyampaikan bahwa sampai dengan posisi Mei 2020, kinerja perbankan Provinsi Sumatera Selatan untuk total aset perbankan adalah sebesar Rp97,36 triliun mengalami penurunan sebesar -2,64% (ytd) dengan market share Prov Sumsel secara nasional sebesar 1,11%.

Meskipun berada dalam kondisi tertekan Pandemi Covid-19, dari sisi penyaluran kredit/pembiayaan dan penghimpunan dana pihak ketiga oleh Perbankan di Sumsel justru meningkat. “Per Mei 2020, telah tersalurkan kredit/pembiayaan sebesar Rp84,99triliun atau tumbuh 0,14% (ytd) dengan market share 1,47% secara nasional,” katanya.

Begitu pula dengan penghimpunan Dana Pihak Ketiga yang mencapaiRp87,57 triliun atau meningkat 1,06% dengan market share 1,39% secara nasional. Kinerja Perbankan ini turut diikuti oleh industri Pasar Modal, dimana per Mei 2020 terdapat peningkatan dari sisi jumlah investor dan transaksi saham.

Investor di Sumsel saat ini berjumlah 56.198 investor meningkat 20,32%, dengan transaksi saham di Mei 2020 mencapai Rp2.364,68 Miliar dengan growth bulanan sebesar 7,03% dan market sharenya sebesar 1,46% secara nasional. Namun, untuk penjualan Reksa Dana justru mengalami penurunan growth bulanan sebesar -6,37% dengan nilai penjualan yang hanya mencapai Rp55,58 miliar.