Friday, February 21Referensi Bisnis Sumatera Selatan

Pengusaha Sawit Diminta Wujudkan Pembangunan Kelapa Sawit Hijau

EKSEL – Gubernur Sumatera Selatan diwakili Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Ir. Yohannes H. Toruan, M.Sc., resmi membuka seminar dan pameran Andalas Forum II-2020 diselenggarakan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) di Hotel Harper Palembang, Kamis (13/2/2020).

Pada kesempatan itu, Yohannes H. Toruan menyampaikan sambutan tertulis Gubernur Sumsel yang mengharapkan agar GAPKI dapat mendorong anggotanya sebagai pelaku usaha perkebunan untuk perbaikan dalam pengelolaan usahanya.

Dijelaskannya, perbaikan yang paling mendesak yang harus dilaksanakan berupa antara lain, menyelesaikan konflik lahan dan konflik sosial dengan masyarakat dan dengan sesama korporasi, mewujudkan kewajiban perusahaan perkebunan untuk memfasilitasi pembangunan kebun masyarakat seluas 20% dari luas areal perizinan. Hal ini merupakan amanat dari Undang – Undang Perkebunan Nomor 39 Tahun 2014.

Kemudian, mewujudkan pembangunan kelapa sawit hijau dan berkelanjutan melalui sertifikasi ISPO, melakukan GAP (Good Agricultural Practies) dalam mengelola konsesi Iahan yang dipercayakan negara kepada korporasi perkebunan kelapa sawit.

Selanjutnya, memberikan kesejahteraan kepada para pekerja, menerapkan CSR dan mendorong kesejahteraan bagi masyarakat sekitar, dan memberikan kontribusi yang nyata terhadap pembangunan daerah dan Iain sebagainya.

“Diharapakan GAPKI dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan khususnya lingkup perkebunan kelapa sawit. Kemudian, seperti apa yang pernah disampaikan Gubernur Sumsel agar GAPKI terus menjalin kemitraan antara pengusaha sawit dengan Pemda Kabupaten/Kota di Sumsel,” ungkapnya.

Yohannes H. Toruan menambahkan, GAPKI sebagai mitra pemerintah telah nyata berkontribusi dalam pembangunan kelapa sawit. Beberapa hal yang telah ditunjukkan antara Iain GAPKI bersama pemerintah dan masyarakat Iain telah bersinergi dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran Iahan dan kebun yang begitu marak terjadi pada tahun-tahun yang Ialu.

“Sinergitas ini tentu akan terus berlanjut sehingga di Sumatera Selatan dapat mencapai “zero fire”, ujarnya.

Kemudian, GAPKI juga telah berperan dalam upaya mewujudkan perkebunan hijau dan berkelanjutan. GAPKI bersama dengan pemerintah dan masyarakat luas telah melakukan upaya untuk melawan black campaign tentang perkelapa-sawitan.

“Selain itu, banyak hal yang telah dilakukan Gapki untuk mewujudkan tujuan pembangunan perkebunan memperjuangkan adanya bagi hasil perkebunan,” terangnya.

Ketua Umum GAPKI Pusat, Joko Supriyono mengatakan, industri Kelapa Sawit indoensia memiliki peranan penting bagi perekonomian dan pembangunana indonesia. Menurutnya, pada tahun 2019 produksi indonesia tumbuh 9%, konsumsi tumbuh 24%, dan eksport tumbuh sebesar 4%.

“Melalui Andalas Forum II ini, kita mengharapkan seluruh pengusaha dan petani kelapa sawit agar menerapkan sustainability pulm oil,” katanya.

Sementara itu, Ketua panitia Andalas Forum II-2020, Harry Hartanto dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini berlangsung dua hari 13 – 14 Februari 2020 dan melibatkan berbagai unsur seperti mahasiswa, pengusaha, Pemda Sumsel dan Pemda Kabupaten/kota se Sumsel. dan lainnya.

Dijelaskannya, kegiatan ini terselenggarakan dengan landasan pembentukan Andalas Forum dan penetapan pengurus. Tujuannya untuk memajukan dan mengembangkan industri Kelapa Sawit serta dalam menjawab tantangan Kelapa Sawit berkelanjutan di Indonesia.

“Setelah pelaksanakan Andalas Forum II-2020 di Sumatera Selatan ini, selanjutnya Andalas Forum akan dilaksanakan di Provinsi Jambi,” ungkap Harry Hartanto.

Hadir pada kesempatan itu, Ketua DPRD Provinsi Sumsel, R.A. Anita Noeringhati, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel, Ir. Fakhrurrozi, Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsuddin, Ketua GAPKI Cabang Sumsel, Alex Sugiarto.

Kemudian, Ketua GAPKI Cabang Aceh, Sapri, Ketua GAPKI Cabang Sumatera Utara, Alexander Maha, Ketua GAPKI Cabang Riau, Hartono, Ketua GAPKI Cabang Sumatera Barat, Bambang, Ketua GAPKI Cabang Bengkulu, Jon Siregar dan Ketua GAPKI Cabang Jambi, Tidar.