Saturday, September 21Referensi Bisnis Sumatera Selatan

Pajak Reklame di Palembang Tembus 3 Miliar Dalam Sebulan

EKSEL – Sejak awal Juli 2019, laporan reklame mengalami trend peningkatan yang cukup signifikan. Bahkan, berada di angka 11,76% untuk capaian per bulannya.

Kepala Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang, Sulaiman Amin menyampaikan, dari 11 sektor pajak yang dikelola pihaknya, jenis pajak reklame mengalami peningkatan yang sangat signifikan, bahkan diatas rata-rata capaian lain dalam waktu dua bulan ini.

Laporan reklame mengalami trend peningkatan yang cukup signifikan sejak awal Juli 2019. Bahkan, berada di angka 11,76% untuk capaian per bulannya, ujarnya


Jika selama ini pajak reklame hanya menyentuh rata Rp700 juta atau 4% setiap bulannya, maka dari data kami, saat ini trend yang dicapai jenis pajak ini bisa mencapai Rp3 miliar setiap bulannya. Bahkan, saat ini capaian jenis pajak Reklame sudah dikisaran angka 45% atau menyentuh angka Rp10,7 miliar,” ungkapnya

Kepala BPPD ini menerangkan, capaian jenis pajak reklame ini, tidak terlepas dari kerjasama tim yang terus dilakukan. Bahkan, salah satunya adalah upaya tim dalam menggali potensi reklame yang barada di Mall, Bioskop hingga videotron.

“Kita akan terus tingkatkan capaian dari sektor pajak ini. Termasuk memaksimalkan pajak reklame yang ada di Mall-Mall dan mengejar tunggakan reklame. Karena keduanya cukup potensial, seperti di Mall yang selama ini kurang begitu dimaksimalkan,” sampai Sulaiman didampingi Sekretaris BPPD, Ikhsan Tosni dan Kasubid Pajak Hotel, Reklame dan air dan tanah, Nur Muhamad Arpan.

Kedepan, untuk memaksimalkan jenis pajak Reklame ini, pihaknya telah menyiapkan sanksi bagi pemilik yang menunggak. Diantaranya adalah, dengan menempelkan stiker dan meminta DPM-PTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Kota Palembang untuk tidak menerbitkan izinnya.

“Perizinan tidak akan mengeluarkan perizinan jika ada wajib pajak yang menunggak, sekarang sedang dibangun jaringannya,” tutupnya