Sunday, April 18Referensi Bisnis Sumatera Selatan
Shadow

Komoditi

40 Persen Wilayah Sumsel Diisi Perkebunan

40 Persen Wilayah Sumsel Diisi Perkebunan

Komoditi, Market
PALEMBANG- Sumsel memiliki kekayaan berlimpah. Salah satunya dari sektor perkebunan. Kepala Dinas Perkebunan Sumsel Fachrurrozi mengatakan, hampir 40 persen wilayah Sumsel diperuntukkan untuk sektor tersebut. "Dalam tata ruang, potensi 3,4 juta hektar namun baru terealisasi 2,6 juta hektar," katanya. Dari sana, 1,9 juta hektarnya merupakan perkebunan milik rakyat. Oleh karena itu, dia menepis isu jika perkebunan di Sumsel tidak sepenuhnya dikuasai oleh perusahaan. Justru perkebunan rakyatlah yang mendominasi dengan sistem swadaya, plasma, dan sebagainya. "Jadi, tidak benar perkebunan meminggirkan rakyat," ungkap Fachrurozi. Komodoti utama Sumsel adalah karet seluas 1,2 juta hektar. Sedangkan sawit seluas 1 juta hektar. (Med)
3 Komoditi Ini Diyakini Bisa Bersaing di Pasar ASEAN

3 Komoditi Ini Diyakini Bisa Bersaing di Pasar ASEAN

Komoditi, Market
PALEMBANG - Pelaksanaan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) menjadi momentum penting bagi negara-negara ASEAN untuk semakin meningkatkan kerja sama ekonomi yang saling melengkapi satu sama lain. Pasalnya, selama ini mayoritas perdagangan negara-negara anggota ASEAN justru dilakukan dengan negara-negara non-ASEAN. Hal tersebut disampaikan Menteri Perindustrian Airlangga hartarto ketika menjadi pembicara pada acara Conference on Indonesian Foreign Policy (CIFP) 2016 dengan tema The Asian Economic Community: Are We Ready? How Can We Better Compete and Excel in the AEC/MEA?). “Kami melihat, implementasi MEA ini dapat menunjukkan potensi perdagangan intraregional ASEAN yang harus dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, pemberlakuan MEA, diharapkan dapat membentuk kekuatan pembangunan ekon...
Ketua Kadin : Sumsel Butuh Hilirasi Secara Sederhana

Ketua Kadin : Sumsel Butuh Hilirasi Secara Sederhana

Komoditi, Market
PALEMBANG - Salah satu yang dibutuhkan Sumsel untuk makin maju adalah hilirisasi industri secara sederhana. Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumsel Dodi Reza Alex mengatakan, hal itu cukup penting untuk UMKM. Sebab, Sumsel dikenal sebagai daerah yang kaya akan sumber daya alam, sehingga sangat disayangkan apabila tidak dimanfaatkan oleh masyarakat atau pelaku UMKM di daerahnya. “Kami sebagai penyumbang karet terbesar di Indonesia, tapi kita tidak memiliki pabrik karet. Ini bisa dimanfaatkan UMKM untuk mengembangkan industri hilir sederhana, seperti pembuatan gelang, sarung tangan, selang dan sebagainya,” jelas dia. Dodi menerangkan, UMKM yang selama ini bisa menjadi lokomotif di Sumsel juga bisa berkembang lebih luas “Artinya, dengan terpenuhinya infrastruktur di Sumsel, maka s...

Pemerintah Akan Serap 525 Ribu Ton Karet Sumsel

Komoditi, Market
  PALEMBANG - Di tengah lesunya harga komoditi. Ada sedikit harapan untuk petani karet. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumsel, Ir Permana MMA mengatakan, Sumsel dijanjikan untuk penyerapan karet domestik oleh Pemerintah Pusat.   "Kita akan dibeli sebanyak 525 ribu ton yang akan dibeli BUMD dan Kemenhub untuk bahan baku pelabuhan laut," kata Permana   Selain itu, lanjut Permana, diharapkan melalui hal ini ekspor karet diluar juga dibatasi. Sehingga komoditi karet akan semakin menguat harganya. "Dengan itu justru akan menumbuhkan industri hilir dalam negeri," terang Permana. (yda)