Tuesday, November 19Referensi Bisnis Sumatera Selatan

Komoditi

Minta Menteri Perikanan Prioritaskan Sumsel

Minta Menteri Perikanan Prioritaskan Sumsel

Komoditi, Market
EKSEL - Gubernur Sumsel H.Herman Deru  dengan tegas meminta Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Edhy Prabowo memprioritaskan pengembangan potensi perikanan di Sumsel. Hal itu diungkapkannya saat memberikan sambutan pada Peringatan Hari Nusantara  XIX oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumsel di Atrium OPI Mall Jakabaring, Senin (4/11).   Pada kesempatan itu HD berharap Menteri Kelautan dan Perikanan RI Edhy Prabowo, yang merupakan putra asli Sumsel dapat membantu Sumsel meningkatkan produksi ikan dengan peningkatan budidaya secara serius.    " Saat ini Sumsel perlu meningkatkan budidaya. Karena beberapa ikan asli seperti Baung dan Belido masih kita datangkan dari Riau, Kalimantan dan Jawa Barat. Karena itu Saya minta khusus Bapak sebagai orang Sum
Jokowi Minta Dukungan Belanda Terkait Kebijakan Sawit Uni Eropa

Jokowi Minta Dukungan Belanda Terkait Kebijakan Sawit Uni Eropa

Komoditi, Market
EKSEL - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan dukungan Pemerintahan Kerajaan Belanda dalam menghadapi kebijakan Uni Eropa terhadap kelapa sawit. Harapan ini disampaikan Presiden Jokowi dalam keterangan pers bersama Perdana Menteri (PM) Belanda, Mark Rutte, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (7/10) siang. “Saya juga menghargai kerja sama yang baru saja ditandatangani oleh Indonesia dan Belanda di New York, tanggal 26 September 2019 yang lalu, mengenai pengembangan kapasitas petani sawit untuk menghasilkan kelapa sawit yang baik,” kata Presiden Jokowi dalam kesempatan itu. Sebelumnya Presiden Jokowi mengatakan, Belanda merupakan salah satu mitra penting Indonesia di Eropa, baik di bidang perdagangan, investasi maupun pariwisata. “Di antara negara-negara
Sumsel Bakal Bangun Agrowisata dan Laboratorium Agribisnis

Sumsel Bakal Bangun Agrowisata dan Laboratorium Agribisnis

Komoditi, Market
EKSEL - Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru, Kamis (3/10) siang menerima audiensi Tim Pusat Kajian Ilmiah Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti Palembang Prof.Dr. Ir. H. Imron Zahri, MS.   Audiensi tersebut dalam rangka menyampaikan gagasan dan ide pengembangan agrowisata yang nantinya juga akan menjadi laboratorium agribisnis sebagai  lembaga edukasi dan pusat kajian  cagar tanaman endemik di Provinsi Sumsel.    Gubernur Provinsi Sumsel H. Herman Deru mengapresiasi penuh gagasan tersebut karena diyakininya akan berdampak besar bagi kehidupan masyarakat Sumsel yang memiliki banyak potensi alam yang belum terkelola dengan maksimal.  “Luas wilayah Provinsi Sumsel agak spesial oleh karenannya dibutuhkan infrastruktur dan tranpsortasi yang menjadi
Sumsel Bidik Lumbung Pangan Pada 2020

Sumsel Bidik Lumbung Pangan Pada 2020

Komoditi, Market
EKSEL - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru  katakan, sejak diluncurkan bulan Mei lalu, program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (SERASI) di Provinsi Sumsel sudah terealisasi 70.000 hektare dari 200.000 hektare lahan yang ditargetkan. Dengan percepatan ini, Ia optimistis Provinsi Sumsel bakal segera mengulang kejayaannya sebagai daerah lumbung pangan nasional seperti tahun 2007 silam. Hal tersebut diungkapkan oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru saat menghadiri Panen Raya, di Desa Arisan Musi Timur, Kec. Muara Belida Kab. Muara Enim, Rabu (18/09/2019). “Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (SERASI) di Prov. Sumsel ini direalisasi pertama kali pada bulan Mei lalu, diharapkan kedepannya Prov. Sumsel menjadi Lumbung Pangan Nasional kembali.”ujarny
Perpres Pengendalian Alih Fungsi Sawah Telah Terbit

Perpres Pengendalian Alih Fungsi Sawah Telah Terbit

Komoditi, Market
EKSEL - Laju alih fungsi lahan sawah menjadi tanah non pertanian semakin meningkat dari tahun ke tahun. Untuk mengendalikannya, Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2019 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah. “Peraturan Presiden ini akan menjadi payung hukum pelaksanaan pengendalian alih fungsi lahan sawah,” kata Direktur Jenderal Pengendalian Pemanfaatan Ruang dan Penguasaan Tanah (PPRPT), Budi Situmorang dalam pembukaan Rapat Klarifikasi Hasil Verifikasi Lahan Sawah Terhadap Data Pertanahan Provinsi Jawa Barat di Hotel Grand Mercure Setiabudi, Bandung, Selasa (10/9). Menurut Budi, kegiatan Klarifikasi kepada Pemerintah Daerah ini dimaksudkan untuk mendiskusikan dan menyepakati luasan lahan sawah yang akan dilindungi. Hasil klarifikasi ini
Gubernur Ingin Ajak Bulog Angkat Moril Petani

Gubernur Ingin Ajak Bulog Angkat Moril Petani

Komoditi, Market
EKSEL - Gubernur H Herman Deru menerima Direksi Perum Bulog Pusat dan Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sumsel dan Babel kemarin. Pertemuan dalam rangka silaturahmi sekaligus membahas rencana kerjasama. Bertempat di  Ruang Tamu Gubernur Sumsel,  audiensi ini dihadiri langsung oleh Kepala Divisi Penjualan Grosir dan Pasar Pemerintah Bulog Pusat Febby Novita, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sumsel Babel Ali Ahmad Najih Amsari, Kabid Pengadaan Perum Bulog Sumsel Babel Ninik Laswati. Gubernur  menuturkan, ia menjalin kemitraan dengan Bulog bukan semata karena dirinya pejabat publik. Namun sudah sejak usia 18 tahun, ia sudah sangat dekat dengan Bulog. Hal itu pun terus berlanjut hingga Ia menjadi Bupati dan sekarang menjabat Gubernur Sumsel. Kemitraan juga saat saya...
Feby Deru Dorong Muratara Manfaatkan Potensi Tebu dan Terung

Feby Deru Dorong Muratara Manfaatkan Potensi Tebu dan Terung

Komoditi, Market
EKSEL - Meneruskan rangkai kunjungan kerja PKK Sumsel ke PKK Kabupaten/Kota.Ketua Tim Penggerak PKK Sumsel Febrita Lusia Herman Deru (Feby Deru) melakukan kunjungan kerja ke Desa  Lubuk Mas Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) didampingi Bupati Muratara Syarif Hidayat dan Ketua TP PKK Muratara Lia Mustika. Disini Feby Deru mengajak PKK Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara untuk mengembangkan potensi terong dan tebu yang bisa menjadi produk unggulan. Perjalanan yang ditempuh Feby Deru dan TP PKK Sumsel dari Lubuk Linggau menuju Desa Lubuk Mas Muratara memakan waktu lebih kurang tiga jam untuk dapat tiba di lokasi acara. Namun, dikatakan Feby Deru hal ini tidak mengurangi semangat dan kebahagiaannya untuk dapat melaksanakan kunjungan kerja dan
Soal Kelapa Sawit, Pemerintah Kaji Hubungan dengan Negara yang Dukung Diskriminasi Uni Eropa

Soal Kelapa Sawit, Pemerintah Kaji Hubungan dengan Negara yang Dukung Diskriminasi Uni Eropa

Komoditi, Market
EKSEL - Pemerintah Republik Indonesia (RI) akan mengkaji ulang hubungan bilateral dengan negara yang mendukung tindakan-tindakan diskriminatif yang diusulkan oleh Komisi Eropa terhadap ekspor kelapa sawit asal Indonesia. Sikap tegas pemerintah itu disampaikan oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution saat menghadiri briefing mengenai Diskriminasi Uni Eropa (UE) terhadap Kelapa Sawit, di kantor Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, di Jakarta, Rabu (20/3). “Kami khawatir apabila diskriminasi terhadap kelapa sawit terus berlanjut, akan mempengaruhi hubungan baik Indonesia dan Uni Eropa yang telah terjalin sejak lama. Terlebih saat ini, kita sedang melakukan pembahasan intensif pada perundingan Indonesia-Uni Eropa CEPA (Comprehensif Economic Partnership Agreement, red),” tegas Dar
Jokowi Yakin Harga Karet Akan Naik

Jokowi Yakin Harga Karet Akan Naik

Komoditi, Market
Presiden Jokowi menyadap karet. (FOTO : HUMAS PEMPROV SUMSEL) EKSEL - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat optimis harga karet akan naik. Hal ini disampaikanya dalam Kunjungan Kerja dan Silaturahmi dengan para petani karet di Provinsi Sumatera Selatan, tepatnya di Balai Penelitian Perkebunan Sembawa, Kabupaten Banyuasin,  Sabtu (09/03). Pada kesempatan tersebut, Jokowi mengatakan guna membantu petani karet dirinya mengajak menteri perekonomian dan produsen petani karet untuk membuat konsep kebijakan yang sama. "Sehingga supply ke pasar tidak terlalu banyak, supply kita kendalikan hingga harga kita harapkan kalo barangnya kurang, maka harga pasti akan naik,"  kata Jokowi. Lebih Lanjut Jokowi menambahkan inovasi berupa penambahan karet sebagai bahan Raw Material
Empat Lawang Bisa Jadi Lumbung Pangan untuk Saingi Belitang

Empat Lawang Bisa Jadi Lumbung Pangan untuk Saingi Belitang

Komoditi, Market
KUNJUNGAN : Gubernur Sumsel Herman Deru saat berkunjung ke Empat Lawang. FOTO : HUMAS PEMPROV SUMSEL EKSEL - Gubernur Sumsel Herman Deru lakuka Kunker untuk temui warga Desa Air Mayan Kecamatan Pasemah Air Keruh Kabupaten Empat Lawang. Disana, dia menegaskan ada 29.507 hektar luas sawah di kawasan Pasemah Air Keruh. Jika dikelola dengan baik maka akan menjadi lumbung pangan saingan bagi Belitang. Keberhasilannya memajukan sektor pertanian di OKU Timur. Dirinya mendapatkan sejumlah penghargaan dari Pemerintah pusat  7 kali mendapatkan penghargaan P2BN serta penghargaan tertinggi berupa bintang jasa Pratama dari Presiden. "Jadi saya tidak main main dengan masalah pertanian ini. Kalau nak buat saluran irigasi. Selama ada yang mau menanggung jawabinnya malam ini juga ku ...