Sunday, January 19Referensi Bisnis Sumatera Selatan

Makro

Selesaikan Defisit, Minimal Ekspor Barang Setengah Jadi

Selesaikan Defisit, Minimal Ekspor Barang Setengah Jadi

Ekonomi, Makro
EKSEL - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, untuk menyelesaikan masalah defisit transaksi berjalan yang sudah bertahun-tahun, pemerintah akan melakukan transformasi ekonomi. “Dari ekonomi kita yang sudah bertahun-tahun berbasis pada komoditas, pada bahan-bahan mentah, yang kita ekspor selalu bahan-bahan mentah, raw material, ke depan kita ingin semuanya kita olah minimal setengah jadi atau barang jadi melalui yang namanya hilirisasi industri,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada acara Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-47 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), di Hall B, Jakarta International Expo, Jakarta, Jumat (10/1) siang. Presiden memberikan contoh CPO (crude palm oil) atau minyak kelapa sawit. Ia mengemukakan,
Sukses, Inflasi Tahun 2019 di Sumsel 2,09 Persen

Sukses, Inflasi Tahun 2019 di Sumsel 2,09 Persen

Ekonomi, Makro
PALEMBANG - Provinsi Sumatera Selatan Desember 2019 tercatat mengalami inflasi sebesar 0,3 persen, Inflasi Kumulatif sampai bulan Desember (Tahun Kalender 2019), yang berarti sama dengan Inflasi Tahunan “Year on Year” (Desember 2019 terhadap Desember 2018) sebesar 2,06 persen. Kepala BPS Sumsel, Endang Tri Wahyuningsih mengatakan, pada Desember, Kota Palembang bulan Desember 2019 inflasi sebesar 0,39 persen, Inflasi Kumulatif sampai bulan Desember (Tahun Kalender 2019),yang berarti sama dengan Inflasi Tahunan “Year on Year” (Desember 2019 terhadap Desember 2018) sebesar 2,06 persen. "Komoditas yang dominan menyumbang andil terhadap inflasi bulan Desember 2019 di Kota Palembang, antara lain: telur ayam ras, bawang merah, beras, tomat sayur, pasir, cabe merah dan angkutan u
BI Proyeksi Ekonomi Sumsel 2020 Bisa Tumbuh hingga 6 Persen

BI Proyeksi Ekonomi Sumsel 2020 Bisa Tumbuh hingga 6 Persen

Ekonomi, Makro
EKSEL - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru  mengharapkan peran serta dari Bank Indonesia (BI)  dalam mendorong laju perekonomian provinsi ini kedepan  terus ditingkatkan. Bahkan keberadaan Science Techno Park yang berlokasi di desa Bakung Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir dengan luas lahan 100  hektar  kedepannya dikolaborasikan dengan Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan ternak (BPTU-HPT) Sembawa. “Sayang ingin peran BI dalam mendorong  majunya ekonomi Sumsel ini dari segala sektor bukan hannya UMKM semata. Kedepan saya ingin ada update kolaborasi antara Science Techno Park dengan BPTU Sembawa. Ini juga menjadi tugas berat kita termasuk Bank Indonesia,” tegas Herman Deru, ketika menerima audensi Kepala Perwakilan Bank Indonesia
Pemprov Bakal Buat BUMD untuk Teken Komoditas Penyebab Inflasi

Pemprov Bakal Buat BUMD untuk Teken Komoditas Penyebab Inflasi

Ekonomi, Makro
EKSEL - Memasuki akhir triwulan IV 2019 harga bahan makanan sedikit terkoreksi hingga Oktober 2019, tekanan inflasi bahan makanan cenderung berkurang seiring tibanya musim panen. Meski demikian secara historis, inflasi akan meningkat pada periode per akhir tahun 2019.   Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Ir H. Mawardi Yahya meminta agar Kepala OPD ( Organisasi Perangkat Daerah) terkait agar ikut serta dan terlibat dalam pengawasan kenaikan inflasi jelang akhir tahun.    "Saya minta para Kepala OPD terlibat aktif dalam pengawasan pengendalian inflasi, sebab meningkatkan perekonomian masyarakat Sumsel ini penting sesuai visi misi pemerintahan HDMY," kata Mawardi Yahya saat membuka Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang melibatk
Tegaskan Penekanan Inflasi jadi Tugas Bersama

Tegaskan Penekanan Inflasi jadi Tugas Bersama

Ekonomi, Makro
EKSEL - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengatakan penekanan inflasi merupakan tanggung jawab serta tugas bagi pemerintah dan lembaga yang terkait. “Yang berperan paling utama tentu Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) mempunyai peranan dalam mencapai sasaran inflasi yang di inginkan” jelas. Gubernur Provinsi Sumsel H. Herman Deru saat menerima audiensi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov. Sumsel Yunita Resmi Sari di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Senin (18/11/2019). Ia utarakan terkait Penurunan Inflasi dan Stabil adalah Tugas Pemerintah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) diharapkan dapat menciptakan iklim inflasi yang rendah dan stabil. “TPID di level Kabupaten/Kota tentu lebih mengetahui kondisi terkini yang dihadapi daerahnya terkait
Menkeu Pastikan Stabilitas Perekonomian Terjaga

Menkeu Pastikan Stabilitas Perekonomian Terjaga

Ekonomi, Makro
EKSEL - Stabilitas ekonomi Indonesia masih tetap terjaga di tengah prospek perlambatan pertumbuhan perekonomian global. Di saat ekonomi global tahun ini diproyeksikan tumbuh 3,0 persen atau terendah sejak krisis keuangan global tahun 2008, kondisi di dalam negeri secara year-over-year Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia triwulan III masih tumbuh 5,02 persen sebagaimana dilaporkan BadAn Pusat Statistik (BPS). “Pertumbuhan ekonomi didukung oleh Konsumsi Rumah Tangga (RT) dan Lembaga Non-Profit Rumah Tangga (LNPRT) yang masih tumbuh di atas 5%. Kemudian penerimaan ekspor sudah menunjukkan kinerja positif dengan tumbuh sebesar 0,02%,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati di Aula Djuanda I Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (18/11). Sementara itu, ne
Fokus Tekan Defisit, Kurangi Impor BBM

Fokus Tekan Defisit, Kurangi Impor BBM

Ekonomi, Makro
EKSEL - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, bahwa fokus pemerintah ke depan adalah bagaimana bisa menekan sekecil mungkin, mengurangi sebanyak mungkin angka defisit yang ada. Pada saat bersamaan kita bisa memperbesar surplus neraca perdagangan dengan menggenjot ekspor dan juga pengembangan sektor pariwisata yang mendatangkan devisa. “Dalam menekan defisit saya mengingatkan lagi agar para menteri untuk konsentrasi pada langkah-langkah terobosan untuk mengurangi angka impor kita, baik itu impor BBM yang menjadi penyumbang defisit terbesar,” kata Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada Rapat Terbatas tentang Penguatan Neraca Perdagangan, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (11/11) siang. Oleh sebab itu, menurut Presiden, pembangunan kilang harus menjadi priori
Cadangan Devisa RI Capai 126,7 miliar dollar AS

Cadangan Devisa RI Capai 126,7 miliar dollar AS

Ekonomi, Makro
EKSEL - Bank Indonesia (BI) menginformasikan, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Oktober 2019 tercatat sebesar 126,7 miliar dollar AS, meningkat dibandingkan dengan posisi pada akhir September 2019 sebesar 124,3 miliar dollar AS. “Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 7,4 bulan impor atau 7,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Onny Widjanarko, dalam siaran persnya Kamis (7/11). Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Peningkatan cadangan devisa pada Oktober 2019, menurut Onny, terutama di
Triwulan III, Ekonomi Sumsel Tumbuh 5,67 Persen

Triwulan III, Ekonomi Sumsel Tumbuh 5,67 Persen

Ekonomi, Makro
EKSEL - Ekonomi Provinsi Sumatera Selatan triwulan III-2019 tumbuh 5,67 persen (y-on-y). Dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh hampir semua lapangan usaha, dengan pertumbuhan tertinggi dicapai Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum yang tumbuh 14,72 persen. Dari sisi Pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non-Profit yang melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) yang tumbuh sebesar 9,06 persen. Kepala BPS Sumsel, Endang Tri Wahyuningsih, mengatakan, Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan triwulan III-2019, Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian memberikan kontribusi tertinggi sebesar 1,84 persen; diikuti Lapangan Usaha Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar ...
Oktober, Sumsel Deflasi 0,08 Persen

Oktober, Sumsel Deflasi 0,08 Persen

Ekonomi, Makro
EKSEL - Rilis inflasi kembali dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, hari ini (1/11). Kali ini, pada Oktober Sumsel mengalami deflasi 0.08 persen. Angka itu didapat dari deflasi Palembang 0,09 persen dan Lubuk Linggau yang inflasi 0,03 persen. "Di Palembang Komoditas yang dominan menyumbang andil terhadap deflasi bulan Oktober 2019 antara lain cabai merah, telur ayam ras, emas perhiasan, dan angkutan udara," kata Kepala BPS Sumsel, Endang Tri Wahyuningsih. Lalu, di Linggau, Komoditas dominan yang menyumbang andil inflasi adalah daging ayam ras, beras dan bawang merah. (med)