Friday, February 21Referensi Bisnis Sumatera Selatan

Makro

Karet dan Batubara Pacu Ekspor Awal Tahun

Karet dan Batubara Pacu Ekspor Awal Tahun

Ekonomi, Makro
EKSEL - Awal 2020 menjadi kado baik untuk neraca perdagangan Sumsel. Sebab BPS Sumsel catatkan ekspor Sumsel sebesar US$348,69 juta. Itu artinya provinsi ini naik 38,83 persen pada Januari 202 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. "Kenaikan ekspor dipacu oleh karet, bubur kayu/pulp dan batubara pada awal tahun meningkat signifikan dibanding tahun lalu," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel Endang Tri Wahyuningsih saat melakukan rilis di kantornya, kemarin   Tiongkok, Amerika Serikat dan India masih menjadi negara tujuan utama ekspor Sumsel pada periode Januari 2020. Dari ketiga negara tersebut, masing-masing mencapai US$105,09 juta, US$35,00 juta dan US$ 31,00 juta. "Ketiga negara tersebut menjadi tujuan ekspor yang mencapai 49,07 persen dari total ekspor
BI Klaim Perekonomian Sumsel Berjalan Baik

BI Klaim Perekonomian Sumsel Berjalan Baik

Ekonomi, Makro
EKSEL - Wakil Gubernur Sumsel, H Mawardi Yahya mengapresiasi sinergitas antara Pemprov Sumsel dan Bank Indonesia yang telah berlangsung sejak lama dan perlu dijaga. Menurutnya Perwakilan BI Prov Sumsel sangat membantu dan mendukung perkembangan ekonomi di wilayah Prov Sumsel. Sehingga pertumbuhan ekonomi di Sumsel tumbuh dengan baik. Hal tersebut diungkapkan Mawardi Yahya saat menghadiri pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumsel yang baru, Hari Widodo, yang sebelumnya dijabat oleh Yunita Resmi Sari setelah dipromosi menjadi Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Logistik dan Fasilitas BI di Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Jumat (14/02/2020). Dijelaskannya berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Prov Sumsel, pertumbuhan ekonomi Sumsel pada Triwu...
Selesaikan Defisit, Minimal Ekspor Barang Setengah Jadi

Selesaikan Defisit, Minimal Ekspor Barang Setengah Jadi

Ekonomi, Makro
EKSEL - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, untuk menyelesaikan masalah defisit transaksi berjalan yang sudah bertahun-tahun, pemerintah akan melakukan transformasi ekonomi. “Dari ekonomi kita yang sudah bertahun-tahun berbasis pada komoditas, pada bahan-bahan mentah, yang kita ekspor selalu bahan-bahan mentah, raw material, ke depan kita ingin semuanya kita olah minimal setengah jadi atau barang jadi melalui yang namanya hilirisasi industri,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada acara Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-47 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), di Hall B, Jakarta International Expo, Jakarta, Jumat (10/1) siang. Presiden memberikan contoh CPO (crude palm oil) atau minyak kelapa sawit. Ia mengemukakan,
Sukses, Inflasi Tahun 2019 di Sumsel 2,09 Persen

Sukses, Inflasi Tahun 2019 di Sumsel 2,09 Persen

Ekonomi, Makro
PALEMBANG - Provinsi Sumatera Selatan Desember 2019 tercatat mengalami inflasi sebesar 0,3 persen, Inflasi Kumulatif sampai bulan Desember (Tahun Kalender 2019), yang berarti sama dengan Inflasi Tahunan “Year on Year” (Desember 2019 terhadap Desember 2018) sebesar 2,06 persen. Kepala BPS Sumsel, Endang Tri Wahyuningsih mengatakan, pada Desember, Kota Palembang bulan Desember 2019 inflasi sebesar 0,39 persen, Inflasi Kumulatif sampai bulan Desember (Tahun Kalender 2019),yang berarti sama dengan Inflasi Tahunan “Year on Year” (Desember 2019 terhadap Desember 2018) sebesar 2,06 persen. "Komoditas yang dominan menyumbang andil terhadap inflasi bulan Desember 2019 di Kota Palembang, antara lain: telur ayam ras, bawang merah, beras, tomat sayur, pasir, cabe merah dan angkutan u
BI Proyeksi Ekonomi Sumsel 2020 Bisa Tumbuh hingga 6 Persen

BI Proyeksi Ekonomi Sumsel 2020 Bisa Tumbuh hingga 6 Persen

Ekonomi, Makro
EKSEL - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru  mengharapkan peran serta dari Bank Indonesia (BI)  dalam mendorong laju perekonomian provinsi ini kedepan  terus ditingkatkan. Bahkan keberadaan Science Techno Park yang berlokasi di desa Bakung Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir dengan luas lahan 100  hektar  kedepannya dikolaborasikan dengan Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan ternak (BPTU-HPT) Sembawa. “Sayang ingin peran BI dalam mendorong  majunya ekonomi Sumsel ini dari segala sektor bukan hannya UMKM semata. Kedepan saya ingin ada update kolaborasi antara Science Techno Park dengan BPTU Sembawa. Ini juga menjadi tugas berat kita termasuk Bank Indonesia,” tegas Herman Deru, ketika menerima audensi Kepala Perwakilan Bank Indonesia
Pemprov Bakal Buat BUMD untuk Teken Komoditas Penyebab Inflasi

Pemprov Bakal Buat BUMD untuk Teken Komoditas Penyebab Inflasi

Ekonomi, Makro
EKSEL - Memasuki akhir triwulan IV 2019 harga bahan makanan sedikit terkoreksi hingga Oktober 2019, tekanan inflasi bahan makanan cenderung berkurang seiring tibanya musim panen. Meski demikian secara historis, inflasi akan meningkat pada periode per akhir tahun 2019.   Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Ir H. Mawardi Yahya meminta agar Kepala OPD ( Organisasi Perangkat Daerah) terkait agar ikut serta dan terlibat dalam pengawasan kenaikan inflasi jelang akhir tahun.    "Saya minta para Kepala OPD terlibat aktif dalam pengawasan pengendalian inflasi, sebab meningkatkan perekonomian masyarakat Sumsel ini penting sesuai visi misi pemerintahan HDMY," kata Mawardi Yahya saat membuka Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang melibatk
Tegaskan Penekanan Inflasi jadi Tugas Bersama

Tegaskan Penekanan Inflasi jadi Tugas Bersama

Ekonomi, Makro
EKSEL - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengatakan penekanan inflasi merupakan tanggung jawab serta tugas bagi pemerintah dan lembaga yang terkait. “Yang berperan paling utama tentu Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) mempunyai peranan dalam mencapai sasaran inflasi yang di inginkan” jelas. Gubernur Provinsi Sumsel H. Herman Deru saat menerima audiensi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov. Sumsel Yunita Resmi Sari di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Senin (18/11/2019). Ia utarakan terkait Penurunan Inflasi dan Stabil adalah Tugas Pemerintah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) diharapkan dapat menciptakan iklim inflasi yang rendah dan stabil. “TPID di level Kabupaten/Kota tentu lebih mengetahui kondisi terkini yang dihadapi daerahnya terkait
Menkeu Pastikan Stabilitas Perekonomian Terjaga

Menkeu Pastikan Stabilitas Perekonomian Terjaga

Ekonomi, Makro
EKSEL - Stabilitas ekonomi Indonesia masih tetap terjaga di tengah prospek perlambatan pertumbuhan perekonomian global. Di saat ekonomi global tahun ini diproyeksikan tumbuh 3,0 persen atau terendah sejak krisis keuangan global tahun 2008, kondisi di dalam negeri secara year-over-year Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia triwulan III masih tumbuh 5,02 persen sebagaimana dilaporkan BadAn Pusat Statistik (BPS). “Pertumbuhan ekonomi didukung oleh Konsumsi Rumah Tangga (RT) dan Lembaga Non-Profit Rumah Tangga (LNPRT) yang masih tumbuh di atas 5%. Kemudian penerimaan ekspor sudah menunjukkan kinerja positif dengan tumbuh sebesar 0,02%,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati di Aula Djuanda I Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (18/11). Sementara itu, ne
Fokus Tekan Defisit, Kurangi Impor BBM

Fokus Tekan Defisit, Kurangi Impor BBM

Ekonomi, Makro
EKSEL - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, bahwa fokus pemerintah ke depan adalah bagaimana bisa menekan sekecil mungkin, mengurangi sebanyak mungkin angka defisit yang ada. Pada saat bersamaan kita bisa memperbesar surplus neraca perdagangan dengan menggenjot ekspor dan juga pengembangan sektor pariwisata yang mendatangkan devisa. “Dalam menekan defisit saya mengingatkan lagi agar para menteri untuk konsentrasi pada langkah-langkah terobosan untuk mengurangi angka impor kita, baik itu impor BBM yang menjadi penyumbang defisit terbesar,” kata Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada Rapat Terbatas tentang Penguatan Neraca Perdagangan, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (11/11) siang. Oleh sebab itu, menurut Presiden, pembangunan kilang harus menjadi priori
Cadangan Devisa RI Capai 126,7 miliar dollar AS

Cadangan Devisa RI Capai 126,7 miliar dollar AS

Ekonomi, Makro
EKSEL - Bank Indonesia (BI) menginformasikan, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Oktober 2019 tercatat sebesar 126,7 miliar dollar AS, meningkat dibandingkan dengan posisi pada akhir September 2019 sebesar 124,3 miliar dollar AS. “Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 7,4 bulan impor atau 7,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Onny Widjanarko, dalam siaran persnya Kamis (7/11). Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Peningkatan cadangan devisa pada Oktober 2019, menurut Onny, terutama di