Tuesday, November 19Referensi Bisnis Sumatera Selatan

Artikel

Bisnis Syariah: Tidak Hanya Profit, Namun Juga Benefit

Bisnis Syariah: Tidak Hanya Profit, Namun Juga Benefit

Artikel
Indonesia sebagai negara dengan penduduk mayoritas beragama Islam dan keadaan ekonomi global masih mengalami krisis yang bergejolak, membuat masyarakat Indonesia kini banyak yang melirik pada bisnis syariah. Bisnis syariah dinilai lebih memberikan rasa nyaman dan aman bagi konsumen produk bisnis syariah. Bisnis syariah tidak hanya digeluti oleh suatu kelompok usaha kecil atau perorangan saja. Kelompok usaha yang besar termasuk pemerintah juga sudah mulai beralih ke bisnis syariah, dapat dilihat dari semakin banyaknya bisnis syariah yang mereka bangun seperti bank-bank syariah baik milik pemerintah ataupun swasta, Pegadaian syariah, Asuransi syariah, Investasi syariah, dan lain-lain. Selain itu, potensi bisnis syariah tidak hanya pada sektor keuangan, tetapi semakin luas dan berkembang se...
Sukses Berbisnis Kuliner

Sukses Berbisnis Kuliner

Artikel
Di ITB diadakan acara Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) 2017, bertempat di Aula Timur ITB, acara yang dilaksanakan pada Minggu 16 April 2017 lalu.  Disini semua peserta yang datang dapat memperlihatkan produk dan marketing bisnisnya dan juga di berikan masukan-masukan bisnis dari dosen-dosen SBM ITB. Saya diantara banyak remaja di Indonesia sudah memulai bisnis saya sendiri, saya memiliki usaha kuliner bernama “Warung Si Kaka” menjual aneka rice bowl khas bandung dan juga makanan ringan khas bandung hampir dua tahun, dan menurut saya itu sangat menarik dan sangat menantang. Saya rajin mengikuti bazar dan pameran kuliner di bandung hingga luar kota dari tahun 2015, yang saya dapatkan adalah banyak sekali saya bertemu dengan pemilik tenant yang lain dari berbagai kalangan usia dan latar b
Persiapkan Hari Tua, Di Masa Muda Dengan Investasi

Persiapkan Hari Tua, Di Masa Muda Dengan Investasi

Artikel
Ada jargon yang menarik. Saat tua kita punya segalanya kecuali energi, saat dewasa kita punya segalanya kecuali waktu, saat muda kita punya segalanya kecuali uang. Bagaimana kalau saya bilang saat muda kita bisa punya uang? Atau paling tidak saat tua lebih punya banyak uang? Bisa!Kuncinya adalah di investasi. Siapapun yang mengerti tentang investasi pasti akan setuju jika semakin awal memulai maka akan semakin baik. Mengapa? Hal itu dikarenakan The Magic of Compounding. Artinya semakin lama kita menginvestasikan aset kita, makan kelipatannya akan semakin besar. Jika pohon duit itu ada, maka mungkin inilah investasi itu. Kita tinggal menanam bibitnya. Menyiraminya setiap hari dengan sabar, maka uang akan tumbuh dengan sendirinya. Menabung adalah contoh investasi yang tidak disarankan, ka...
Wabah Inflasi Jelang Ramadhan Dan Idul fitri

Wabah Inflasi Jelang Ramadhan Dan Idul fitri

Artikel
Tak bisa dipungkiri kebutuhan pokok jelang Ramadan alami peningkatan. Biasanya, karena hal tersebut, pelaku pasar memanfaatkan itu dengan menaikkan harga kebutuhan pokok.  Hal itu wajar, sebab permintaan meningkat namun stok barang cenderung tetap. Namun, disini pemerintah tentunya tak tinggal diam. Agar kondisi pasar tetap stabil sehingga tak terjadi inflasi. Dimana, Bank Indonesia optimis inflasi pada tahun ini bisa dijaga sebesar 4%. Optimisme pemerintah mengenai penangangan inflasi menjelang bulan suci bisa diterima. Akan tetapi, tantangannya pada bulan puasa hingga menjelang lebaran seolah-olah sudah menjadi “kewajiban” untuk menaikkan harga dari setiap kalangan baik oleh petani, pedagang atau pengusaha. Perilaku Konsumtif Peningkatan peredaran uang tunai menjadi kesempatan dan
Memposisikan Bisnis Berdasarkan Jenis Pasar

Memposisikan Bisnis Berdasarkan Jenis Pasar

Artikel
Sebagian orang mengganggap bisnis jadi hal menarik untuk dibahas. Baik pengusaha, begitu juga masyarakat awam. Lalu, apa sebenarnya bisnis itu ? Kasmir dan Jakfar (2012) menjelaskan bahwa bisnis adalah usaha yang dijalankan dengan tujuan utamanya adalah mendapatkan keuntungan. Nah, untuk menjalani bisnis itu sebaiknya tak perlu khawatir. Seperti dalam menentukan jenis produk atau jasa apa yang akan ditawarkan kepada konsumen. Kekhawatiran biasanya muncul seiring adanya perasaan tidak percaya diri, minimnya pengalaman berbisnis, ketidakmampuan berpikir secara inovatif, dan tentunya ketakutan dalam hal pengambilan keputusan. Padahal, berdasarkan artikel di nicothemarketer.com bahwa jumlah wirausahawan di Indonesia masih tergolong sangat sedikit. Itu jika dibandingkan dengan jumlah pendud...
Campur Tangan Belum Tentu Untungkan Konsumen

Campur Tangan Belum Tentu Untungkan Konsumen

Artikel
Campur tangan pemerintah dalam menangani harga pasar bukan jadi hal tabu lagi. Tak jarang hal itu terdengar dari pemberitaan mengenai perekonomian.  Biasanya, pemerintah turun tangan ketika harga suatu komoditas melonjak tinggi, Hal ini tentunya membuat konsumen sedikit diuntungkan. Sebab, mereka bisa mendapatkan barang dengan harga yang lebih murah dibanding harga pasaran sebelum ada kebijakan. Namun dipihak lain, pihak produsen akan keberatan dengan kebijakan tersebut, alasannya adalah sebagai produsen, ketika pemerintah turun tangan dalam menentukan harga tertinggi di pasar, hal ini dapat menyebabkan hilangnya potential profit dari harga yang lebih tinggi. Menurut penulis, jawaban yang tepat adalah tidak semua konsumen akan menerima keuntungan. Sebab, mengacu hukum permintaan, kenai
Memanfaatkan Selebgram Untuk Promosi Produk

Memanfaatkan Selebgram Untuk Promosi Produk

Artikel
Tak bisa dipungkiri, era digital membuat kebutuhan internet menjadi tinggi. Hal itu terlihat dari meningkatnya pengguna setiap tahun. Merujuk data internetlivestats.com, pengguna internet dari 2011 sampai 2016 alami lonjakan signifikan. Pada 2011, tercatat 2,2 miliar pengguna. Jumlah itu, 31,8% dari total populasi dunia yang saat itu 7,013 miliar jiwa. Sedangkan pada tahun 2016 jumlah pengguna internet mencapai 3,4 miliar pengguna internet (46,1% dari total populasi dunia). Disisi lain, Indonesia juga ikut terdampak. Bahkan, Asosiasi Penyelenggara Internet Indonesia (APJII) mencatat pengguna internet di Indonesia pada 2016 mencapai 132,7 juta jiwa dari total populasi Indonesia 256,2 juta jiwa. Berikut adalah infografis mengenai hasil survei APJII pada tahun 2016. Peningkatan itu mem...
Kartel dan Hilangnya Kesejahteraan Masyarakat

Kartel dan Hilangnya Kesejahteraan Masyarakat

Artikel
"Ya begini ini mas sekarang, mau gimana lagi". Hari semakin sore, Pak Supri mengemasi dagangannya  berangsur-angsur pembeli yang sudah mulai sepi. "Ya saya juga tidak tahu, saya ambilnya segini harganya. Untung saya gak banyak mas". Pak Supri adalah salah satu pedagang daging sapi yang ada di kota Bandung. Menurutnya, harga daging jauh lebih mahal dibandingkan dahulu.  Dampaknya, pelanggan mengurangi konsumsi daging dan menurunkan penjualan Pak Supri. Pak Supri adalah salah satu contoh korban praktik ekonomi yang merugikan masyarakat, yaitu kartel. Praktik Kartel dilarang oleh negara-negara di dunia termasuk di Indonesia. Saat ini juga kartel sedang ramai kembali dibicarakan. Apa itu kartel? Lalu apa yang menyebabkan kartel begitu berbahaya dan bagaimana bisa terjadi? Kesenjangan ekono
Investasi Cerdas Dalam Membangun Bangsa

Investasi Cerdas Dalam Membangun Bangsa

Artikel
Sukuk Negara atau Surat Berharga Syariah Negara ialah instrumen pembiayaan APBN dalam bentuk Surat Berharga Negara yang dikeluarkan pemerintah dengan konsep syariah. Sukuk Negara juga diterbitkan untuk mendukung pengembangan pasar keuangan syariah di Indonesia. Penerbitan Sukuk di Indonesia dipelopori oleh PT Indosat pada tahun 2002 yang menerbitkan Sukuk dengan akad mudharabah. Pasar keuangan syariah menjadi semakin menarik dengan berbagai macam pilihan investasi sejak terbitnya Sukuk Negara sejak tahun 2008. Perusahaan jasa keuangan seperti BPJS memiliki pilihan portofolio syariah untuk mengembangkan jasanya dalam memberikan layanan sesuai syariah.   Sukuk Negara ditawarkan dalam berbagai seri dan ditawarkan kepada 2 jenis konsumen yaitu konsumen institusi dan konsumen individu. Bagi i
5 Cara Sederhana Bikin Hidup Lebih Bahagia

5 Cara Sederhana Bikin Hidup Lebih Bahagia

Artikel
EKSEL - Manusia adalah sebuah entitas dan makhluk multi dimensional. Salah satu dimensi eksistensialnya adalah dimensi afeksi dan perasaan. Dengan dimensi ini manusia terkadang merasakan kegembiraan dan keceriaan. Terkadang terkejut dan takut. Terkadang juga lantaran beberapa faktor, dirundung kesedihan dan kepiluan. Sedih dan pilu merupakan sebuah kondisi yang terdapat pada seluruh manusia. Setiap orang merasakan kesedihan dan kepiluan sepanjang hidupnya. Sebagian orang dengan peristiwa sekecil apa pun atau kehilangan sesuatu akan dirundung kesedihan dan kepedihan. Sebagian lainnya mampu menahan kesedihan dan kepedihannya. Banyak orang yang mencari dan terus mencari cara untuk meraih hidup bahagia. Banyak yang mengira bahwa jika sudah punya ini dan itu, sudah tercapai ini dan itu, hid...