Thursday, August 22Referensi Bisnis Sumatera Selatan

BI Pastikan Neraca Pembayaran Indonesia TW II Tetap Terjaga

EKSEL – Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) triwulan II 2019 menunjukkan ketahanan eksternal ekonomi Indonesia tetap terjaga, di tengah kondisi global yang kurang kondusif dan perilaku musiman domestik.

“Neraca Pembayaran Indonesia triwulan II 2019 tetap baik ditopang surplus neraca transaksi modal dan finansial yang berlanjut sejalan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian Indonesia,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Onny Widjanarko.

Sementara itu, defisit neraca transaksi berjalan meningkat dari 7,0 miliar dolar AS (2,6% dari PDB) pada triwulan sebelumnya menjadi 8,4 miliar dolar AS (3,0% dari PDB), dipengaruhi perilaku musiman repatriasi dividen dan pembayaran bunga utang luar negeri, serta dampak pertumbuhan ekonomi dunia yang melambat dan harga komoditas yang turun.

Dengan perkembangan tersebut, meskipun pada triwulan II 2019 mengalami defisit 2,0 miliar dolar AS, NPI sampai dengan semester I 2019 tetap mencatat surplus sebesar 0,4 miliar dolar AS. Perkembangan ini ditopang surplus neraca transaksi modal dan finansial yang tinggi, serta defisit neraca transaksi berjalan yang terkendali dalam batas aman yaitu 2,8% dari PDB.

Posisi cadangan devisa pada akhir Juni 2019 tercatat sebesar 123,8 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 7,0 bulan impor atau 6,8 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sebesar 3 bulan impor.